Semakin berkembangnya zaman maka kita harus mengikuti teknologi yang telah ada pada saat ini, kemampuan dalam menganalisis data yang cepat dibutuhkan oleh perusahaan-perusahaan pada saat ini, salah satunya adalah dengan menggunakan pivot table kita dapat mengolah dan menganalisis data yang berjumlah ratusan bahkan ribuan dengan cepat. Dalam kesempatan ini kami akan menjelaskan beberapa cara untuk mengoperasikan pivot table.
Berikut adalah data yang cuku rumit inventaris yang dimiliki oleh PT.Telkom dari Divre 1 hingga Divre 7.
Sebelum memulai mari kita pastikan hal-hal sebagai berikut:
1.Data harus diatur dalam format tabel dan pastikan tidak satu pun baris atau kolom yang kosong. Idealnya, Anda dapat menggunakan tabel Excel seperti contoh kami di atas.
2.Tabel merupakan sumber data PivotTable yang hebat karena baris yang ditambahkan ke tabel secara otomatis disertakan dalam PivotTable ketika merefresh data, dan setiap kolom baru akan disertakan dalam Daftar Bidang Pivot Table. Jika tidak, Anda perlu memperbaharui rentang sumber data secara manual atau menggunakan rumus tentang bernama dinamis.
3.Tipe data dalam kolom harus sama. Misalnya, Anda tidak boleh mencampur tanggal dan teks di kolom yang sama.PivotTable berfungsi pada jepretan layar data, yang disebut dengan cache, sehingga data aktual Anda tidak diubah dengan cara apa pun.
Kemudian langkah selanjutnya adalah membuat pivot table
1 Klik sel dalam sumber data atau rentang table
2. Pilih insert, kemudian pilih Table > PivotTable seperti pada gambar berikut
4. Dalam bagian Choose where you want the PivotTable report to be placed, pilih New Work Sheet, atau Existing Worksheet. Untuk Existing Worksheet, Anda harus memilih baik lembar kerja maupun sel yang ingin digunakan untuk meletakkan PivotTable.
Menggunakan Pivot Tabel
Dalam box Field di bagian atas, centang radio box pada setiap bidang yang ingin ditambahkan ke PivotTable. Secara default, bidang non-numerik ditambahkan ke area Row, bidang tanggal dan waktu ditambahkan ke area Column, dan bidang numerik ditambahkan ke area Value.
Selain itu berlaku pula drag and drop setiap item yang tersedia ke dalam setiap bidang PivotTable, atau jika tidak lagi menginginkan suatu item di PivotTable, cukup drag keluar dari daftar field atau hilangkan centangnya dari radio box. Kemampuan dalam menyusun ulang item Bidang merupakan salah satu fitur PivotTable yang mempermudah pengubahan tampilan dengan cepat.
Komentar
Posting Komentar